Gue jujur aja ya, dulu banyak yang nganggep Motorola itu udah tamat. Brand legendaris yang cuma jadi kenangan masa kejayaan HP jadul. Tapi sekarang? Boom! Motorola balik dengan gaya super flex lewat Motorola Razr Fold. Dan sumpah, ini comeback bukan kaleng-kaleng.
Kalau lo mikir HP lipat cuma gimmick doang, lo harus baca ini sampai habis.
Desain: Retro Ketemu Masa Depan

Hal pertama yang bikin gue langsung mikir, “Buset, cakep banget!” adalah desainnya. Motorola Razr Fold itu ngambil DNA Razr klasik—HP lipat legendaris zaman dulu—terus di kawinin sama teknologi modern.
Pas di lipat, bentuknya ringkas banget. Pas di buka? Langsung jadi layar besar nan elegan. Cocok buat lo yang pengen tampil beda tanpa harus teriak-teriak “gue pakai HP mahal”.
Ini HP bukan cuma alat komunikasi, tapi aksesoris gaya hidup.
Layar: Lipat Tanpa Drama
Nah ini yang bikin HP lipat sering di kritik: lipatan layar. Tapi di Razr Fold, Motorola kelihatan serius banget ngerjain bagian ini.
- Layar dalamnya luas dan tajam
- Lipatan nyaris nggak ganggu
- Scrolling, nonton, multitasking? Smooth, bro!
Lo buka HP ini di tongkrongan, di jamin ada aja yang nyeletuk:
“Eh, HP apaan tuh?”
Dan di situlah momen flex di mulai.
Performa: Bukan Cuma Modal Gaya
Tenang, ini bukan HP cakep doang tapi lemot. Motorola Razr Fold punya jeroan yang cukup nendang buat kebutuhan harian:
- Multitasking aman
- Sosmed, streaming, chatting lancar
- Gaming kasual Konohatoto78? Masih sanggup
Ini HP emang bukan buat hardcore gamer, tapi buat lo yang pengen seimbang antara performa dan style, Razr Fold itu pas.
Kamera: Simple tapi Ngena
Motorola nggak neko-neko soal kamera, tapi hasilnya tetap layak di pamerin. Kamera utamanya tajam, warna natural, dan yang paling seru—kamera luar bisa jadi kamera selfie.
Jadi pas HP di lipat, lo bisa selfie pakai kamera utama.
Hasilnya? Lebih jernih, lebih pede, lebih flex.
Baterai & Fitur Unik
Untuk ukuran HP lipat, daya tahan baterainya cukup oke. Nggak bikin lo panik cari colokan tiap beberapa jam.
Plus, ada fitur-fitur kecil yang bikin pengalaman pakai Razr Fold makin asik:
- Mode lipat setengah buat video call
- Notifikasi interaktif di layar luar
- Gesture khas Motorola yang simpel tapi berguna
Kesimpulan: Motorola Balik, dan Baliknya Ngeri
Motorola Razr Fold itu bukti kalau brand lama bisa bangkit dengan cara keren. Ini bukan HP buat semua orang, tapi buat lo yang pengen beda, stylish, dan anti mainstream.
Kalau HP lain berlomba soal spek doang, Razr Fold datang bawa emosi, nostalgia, dan gaya.
Jadi pertanyaannya sekarang:
Lo masih mau HP yang itu-itu aja, atau berani flex beda?
Mau lihat review PC, Laptop, Gadget, Game, Produk, dan banyak hal lainnya? Silahkan klik ⮕ phillyist.com
Tinggalkan Balasan